Showing posts with label MATERI IPA KELAS 3. Show all posts
Showing posts with label MATERI IPA KELAS 3. Show all posts

Friday, November 23, 2018

MATERI IPA KELAS 3 BAB 11 : Cuaca dan pengaruhnya bagi manusia

Cuaca dan Pengaruhnya Bagi Manusia


A. Hubungan antara keadaan langit dan cuaca

Awan yang kamian lihat itu berbentuk gumpalan-gumpalan putih yang menyerupai kapas. Hal tersebut menandakan bahwa cuaca disekitamu amat cerah. Cuaca yang menguntungkan pelayaran dan penerbangan. Prakiran cuaca sangat berguna bagi kegiatan penerbangan dan pelayaran karena dapat mengetahui kemungkinan cuaca yang akan terjadi.

1. Cuaca panas
Cuaca panas artinya matahari bersinar terang dan udara terasa panas. kulit yang terkena matahari terasa seperti terbakar. Hal ini terjadi karena suhu udara yang amat tinggi.

2. Cuaca cerah
Cuaca cerah artinya cuaca tidak berawan, langit terang dan cahaya matahari bersinar dengan terangnya, udara terasa hangat.

3. Cuaca berawan
Cuaca berawan artinya langit diliputi awan. Udara tidak begitu panas karena sinar matahari yang menyinari bumi terhalang oleh awan.

4. Cuaca dingin
Cuaca dingi artinya udara terasa dingin dibandingkan udara dengan suhu udara pada umumnya. Udara saat itu amatlah rendah sehingga terasa dingin.

5. Cuaca hujan
Awan terbentuk dari uap air dilangit yang mengembun. Uap air itu mengembun karena udara dingin dilangit. Jika butiran-butiran air dalam awan bertambah banyak dan tetesannya cukup besar, maka akan jatuh sebagai hujan. Besar kecilnya hujan dapat di ukur dengan alat yang disebut Regenmeter.

Berikut ini beberapa simbol yang digunakan untuk menunjukan kondisi cuaca.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjBeDOVbbP50VLEJme9Ir0cKLtfaiWpU9u2UUXSnw858a3arzulHdteY8jxb5bvhc_5OKSHHhQ1nrrRCK_YRF_lt5l2VHRswCzmLcCOGZ3iVga3abPly-GS6BphAB_E9ZkFpwE52uEwY22/s1600/IMG_20180207_175857.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjBeDOVbbP50VLEJme9Ir0cKLtfaiWpU9u2UUXSnw858a3arzulHdteY8jxb5bvhc_5OKSHHhQ1nrrRCK_YRF_lt5l2VHRswCzmLcCOGZ3iVga3abPly-GS6BphAB_E9ZkFpwE52uEwY22/s1600/IMG_20180207_175857.jpg

Awan berpengaruh terhadap keadaan cuaca. Awan dapat memberikan petunjuk keadaan cuaca.

B. Cuaca mempengaruhi kegiatan manusia

Cuaca mempengaruhi kegiatan manusia. Orang melakukan kegiatan juga mempertimbangkan keadaan cuaca. Pedagang es akan menjajakan dagangannya ketika cuaca panas. Pada waktu cuaca dingin, pedagan serbat lebih banyak pembelinya, karena untuk menghangatkan badan.

Petani menggunakan pengetahuan tentang cuaca untuk menentukan jenis tumbuhan yang akan ditanam. Pilot pesawat terbang perlu mengetahui keadaan cuaca sebelum menerbangkan pesawatnya. Nelayan di saat akan berangkat mencari ikan tidak akan menjalankan perahunya jika melihat langit dalam keadaan gelap. Nahkoda kapal melakukan pengamatan dari alat pengukur cuaca untuk mengetahui jejak topan dan badai di laut. Begitu juga dengan pengrajin genteng dan batu bata, mereka menjemur hasil cetakan batu bata pada musim panas, cuaca cerah. Hal ini disebabkan karena pengeringan genteng dan batu bata secara tradisional membutuhkan banyak sinar matahari.

Ketika kita berada di pesisir pantai, banyak kita jumpai petani garam tradisional sedang meratakan garam yang mereka jemur. Proses pengeringan garam membutuhkan sinar matahari. Dengan demikian, beberapa kegiatan manusia dapat dipengaruhi oleh keadaan cuaca. Namun, dengan adanya teknologi modern, lambat laun kegiatan pengeringan dapat dilakukan tanpa dipengaruhi oleh cuaca.

Akhirnya secara langsung yang masih dipengaruhi oleh cuaca yaitu ketika musim dingin tiba manusiaa selalu memakai pakaian yang tebal agar tubuhnya terasa hangat namun, saat musim panas manusia merasa kegerahan dalam memakai pakaian yang tipis serta dapat menyerap keringat, misal katun.

Orang-orang di benua Eropa mengalami empat musim, yaitu musim gugur, musim semi, musim dingin dan musim panas. Ketika musim salju dan musim dingin tiba, mereka tidak kuat menahan udara yang sangat dingin. Rumah-rumah mereka dilengkapi dengan perapian sebagai penghangat tubuh. Baju-baju yang yang dikenakan sangat tebal, kadang dilengkapi dengan kaos tangan dan penutup kepala.

Kondidi cuaca dipengaruhi oleh kelembaban udara, kecepatan angin dan suhu udara di suatu daerah pada waktu tertentu.

Kecepatan angin dapat di ukur dengan alat yang disebut Anemometer. Keberadaan angin dapat dimanfaatkan dalam penerbangan, pelayaran, nelayan, terbang layang dan masih banyak lagi. Angin darat bertiup dari darat kelaut yang dimanfaatkan para nelayan ketika berangkat mencari ikan. Angin laut bertiup dari laut kedaratan dan dimanfaatkan para nelayan yang hendak pulang melaut.

Dengan demikian, cuaca dapat mempengaruhi kegiatan manusia dan pakaian yang dikenakannya.


MATERI IPA KELAS 3 BAB 10 : Kenampakan Permukaan Bumi

KENAMPAKAN PERMUKAAN BUMI

A. BENTUK PERMUKAAN BUMI

Bentuk permukaan bumi tidak rata. Bumi terdiri dari tempat yang tinggi dan tempat yang rendah. Bagian permukaaan bumi adayang menonjol, ada yang datar, ada juga yang berupa cekungan. Perbedaan tinggi rendahnya permukaan bumi tersebut disebut relief. Berbagai macam bentuk permukaan bumi dapat dilihat dalam sebuah peta. Peta adalah gambar dua dimensi suatu tempat dipermukaan bumi. Permukaan bumi dibedakan ata daratan dan perairan.

1. Daratan
  • Daratan adalah permukaan bumi yang tidak digenangi air.
  • Daratan yang sangat luas disebut benua. Di bumi ini terdapat lima benua yaitu Benua Asia, Benua Eropa, Benua Amerika, Benua Afrika, dan Benua Australia.
  • Daratan yang lebih sempit dari benua disebut pulau. Di Indonesia terdapat lima pulau besar yaitu Pulau Kalimantan, Sumatra, Jawa, Sulawesi, dan Papua.
  • Pulau-pulau kecil yang berdekatan dan membentuk gugusan disebut Kepulauan, misalnya kepulauan Indonesia.
  • Wilayah daratan terdiri dari pegunungan, perbukitan,dataran, lembah dan tanjung atau semendanjung.
a. Pegunungan

Daerah pegunungan permukaannya lebih tinggi dari daerah lain. Gunung adalah tonjolan di permukaan bumi yang mempunyai ketinggian lebih dari 400 meter di atas permukaan laut. Gunung terdiri dari puncak, lereng dan kaki gunung. Kumpulan dan banyak gunung disebut pegunungan. Pegunungan tertinggi didunia adalah Himalaya. Di pegunungan Himalaya terdapat gunung tertinggi di dunia yaitu Everest
        ada dua jenis gunung yaitu gunung berapidan gunung mati .
  • Gunung berapi adalah gunung yang bisa meletus sewaktu waktu. Di dalam gunung berapi terdapat magma yang sangat panas.
  • Gunung mati adalah gunung yang tidak dapat mengeluarkan asap lagi. Gunung mati merupakan gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi.
b. Perbukitan

Daratan tinggi yang permukaanya lebih rendah daripada gunung di sebut bukit. Perbukitan adalah daerah yang mempunyai banyak bukit. Contoh bukit di Indonesia adalah Bukit Tinggi di Sumatra Barat.

c. Dataran 

Daratan yang mempunyai ketinggian yang hampir sama disebut dataran. Ada dua macam dataran yaitu dataran tinggi dan dataran rendah.

  • Dataran tinggi yaitu daerah datar yang terletak pada ketinggian lebih dari 600 meter dari permukaan laut, misalnya Dataran Tinggi Dieng. Dataran tinggi mempunyai udara yang sangat sejuk, di dataran tinggi terdapat banyak perkebunan.
  • Dataran rendah yaitu daerah datar yng terletak didaerah rendah. Dataran rendah terdapat di daerah pantai utara jawa. Di dataran rendah udara terasa panas.
d. Lembah

Lembah adalah daratan yang lebih rendah dari dataran rendah. Lembah terdapat di kanan kiri kaki gunung. Di sekitar lembah biasanya mengalir sungai, misalnya Lembah Karmel di Jawa Barat. 
  • Jurang adalah lembah yang dalam, sempit, serta mepunyai dinding yang curam.
  • Ngarai adalah lembah yang dalam, luas serta curam dindingnya. Misalnya Ngarai Sianok di Sumatra Barat.
e. Tanjung atatu Semenanjung

Daratan yang menjorok ke laut di sebut tanjung. Tanjung yang luas di sebut semenanjung. Misalnya Tanjung Priok dan Tanjung Pinang.


2. PERAIRAN

Bentuk permukaan bumi yang tertutup oleh air disebut perairan. Lebih dua per tiga dari permukaan bumi merupakan wilayah perairan dan satu per tiganya merupakan daratan. Wilayah perairan berupa lautan, sungai, danau, dan rawa.

a. Lautan

Lautan adalah daerah perairan yang sangat luas. Wilayah lautan terdiri dari samudra, laut , selat, teluk, dan palung. 
  • Samudra adalah lautan yang sangat luas dan dalam, misalnya samudra Atlantik, samudra Hindia.
  • Laut adalah cekungan yang dalam dan terisi air, misalnya Laut Jawa.
  • Selat adalah lautan yang sempit diantara pulau-pulau, misalnya Selat Sunda.
  • Teluk adalah lautan yang menjorok masuk kedaratan, misalnya Teluk jakarta.
  • Palung adalah jurang yang dalam di dasar laut, Misalnya Palung Jawa.
b. Sungai

Sungai adalah aliran air yang besar di daratan. Sungai terbentuk secara alami, misalnya sungai Musi, sungai Mahakam, dll, Air sungai mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah. 
Bagian - bgian sungai terdiri dari :
  • Hulu adalah bagian yang tinggi dari sungai.
  • Hilir adalah bagian yang rendah dari sungai
  • Muara adalah tempat berakhirnya aliran sungai. Aliran sungai berakhir dilaut, danau atau sungai lainnya.
c. Danau

Danau adalah genangan air yang sangat luas dan dikelilingi oleh daratan.
Ada dua macam danau yaitu danau alami dan danau buatan.
  • Danau alami terjadi karena letusan gunung, contohnya danau Toba. Danau alami yang berukuran kecil dinamakan sendang atau telaga.
  • Danau buatan disebut bendungan atau waduk, contohnya Waduk Gajah Mungkur di Wonogiri, jawa Tengah. Waduk dibuat dengan membendung aliran sungai.
d. Rawa

Rawa adalah geangan air yang tidak dalam, biasanya berada di tepi pantai dan banyak di tumbuhi air. Salah satu contoh rawa adalah Hutan Bakau.



B. BENTUK BUMI

Bentuk permukaan bumi dapat digambarkan pada sebuah Globe. Globe adalah tiruan bentuk bumi. 
Bentuk bumi tidak datar. bentuk bumi sesungguhnya adalah bulat pepat pada kedua kutubnya dan agak menggelembung di sekitar khatulistiwa. Bukti-bukti yang menunjukkan bahwa bumi berbentuk bulat antara lain sebagai berikut.

  • Pada saat terjadi gerhana bulan, bayangan bumi yang jatuh pada bulan kelihatan menutupi bulan dan bentuknya bulat.
  • Foto bumi yang diambil dari satelit bulan di ruang angkasa menunjukkan bahwa bumi bulat.
  • Jika kita berlayar terus ke satu arah, maka akhirnya kitaakan kembali ke tempat permulaan kita berlayar.
  • Kapal yang menuju pelabuhantidak langsung terlihat seluruhnya. Awalnya ujung tiang kapal yang terlihat. barulah kemudian terlihat badan kapalnya.


MATERI IPA KELAS 3 BAB 9 : Penerapan konsep energi gerak

Penerapan Konsep Energi Gerak 

Kincir Angin
imageBlog

     Di sekitarmu pasti banyak dijumpai alat-alat yang bekerja dengan bantuan angin, misalnya baling-baling atau kincir angin. Kamu tentu sudah pernah melihat baling-baling bukan? Baling-baling dapat kamu jumpai pada mainan anak-anak, pada kipas angin, kapal, dan pesawat terbang. Kamu dapat membuat sendiri kincir angin dengan mengikuti langkah-langkah berikut! 
Alat dan Bahan yang digunakan adalah sebagai berikut :

·         1 buah penggaris
·         1 buah kertas warna ukuran besar
·         Pensil tulis
·         Pensil warna atau krayon
·         Jarum pentul
·         Lem
·         Gunting
·         Potongan Bambu

Langkah yang pertama anda lakukan adalah ambil kertas warna yang anda persiapkan tadi, kemudian buatlah persegi dari kertas tersebut dengan menggunakan penggaris dan pensil tulis. sebagai contoh persegi ukuran 20 x 20 cm. Namun ukuran persegi dapat anda tentukan sendiri semua sesuai selera anda, perlu di ingat bahwa semakin besar persegi yang anda buat maka semakin besar baling-baling yang anda dapatkan.


Setelah anda membuat persegi sesuai keinginan anda, langkah selanjutnya adalah menggunting bentuk persegi tersebut. saat proses pengguntingan ini apabila anda membuatnya bersama sang anak sebaiknya lebih di perhatikan, jangan sampai anak anda salah menggunting dan menyebabkan hal-hal yang tidak di inginkan terjadi pada anak anda.

font-size: 12.0pt; mso-ansi-language: IN; mso-bidi-font-family: Arial; mso-bidi-font-weight: bold; mso-border-alt: none windowtext 0in; mso-fareast-font-family: "Times New Roman"; padding: 0in;">Setelah persegi yang sudah anda buat jadi, langkah selanjutnya adalah membuat garis di tengahnya. Karena tadi saya membuat persegi ukuran 20 cm x 20 cm maka garis tengahnya adalah 10 cm. Buatlah garis horisontal dan vertikal di tengah persegi tersebut, saat menggunakan pensil untuk membuat garis jangan terlalu menekan, ini bertujuan agar garis tidak terlalu tajam sehingga mudah di hilangkan. Kalau terlalu tajam mengurangi kecantikan saat sudah jadi baling-baling.

Setelah anda membuat garis vertikal dan horisontal pada potongan kertas persegi tersebut, berilah warna dari empat bagian persegi yang ada di tengah dengan warna yang berbeda-beda, ini bertujuan untuk mempercantik baling-baling anda. Berilah warna dengan menggunakan pensil warna atau krayon. Anda juga bisa membuat warnanya dengan menempelkan kertas warna pada masing-masing persegi tersebut. jadi pilihlah mana yang menurut anda lebih cepat dan mudah bagi anda. Setelah anda beri warna kurang lebih seperti gambar berikut ini :

Langkah berikutnya adalah membuat garis lagi, namun tidak sama dengan yang anda buat di atas. Kali ini anda buat garis miring dari pojok kiri atas ke pojok kanan bawah dan juga dari pojok kanan atas ke arah kiri bawah.

Setelah anda membuat garis miring tersebut, guntinglah kertas sesuai garis miring yang telah anda buat tadi. Arah mengguntingnya dari pojok ke tengah, namun jangan terlalu mepet dengan titik tengahnya, berikan jarak kira-kira 3 cm dari titik tengahnya.

Setelah anda gunting di masing-masing pojok persegi tersebut, Untuk mempermudah langkah berikutnya saya akan memberikan angka di tiap bagian yang akan di lipat untuk membentuk baling-baling atau kincir angin. Yang saya beri angka menunjukkan urutan bagian bagian yang di akan anda lipat.

Langkah selanjutnya adalah melipat ujung yang telah saya beri angka di atas. Arah melipatnya ke tengah persegi, gunakan telunjuk anda untuk menahan lipatan tersebut dan pastikan bahwa ujung lipatan tersebut saling bertumpukan agar tidak lepas.

Nah pada tahapan ini baling-baling yang akan anda buat sudah mulai nampak, selanjutnya ambil jarum pentul yang sudah anda persiapkan tadi, kemudian tusuklah di tengah lipatan tadi sampai tembus ke belakang, pastikan semua ujung lipatan anda tertusuk jarum sehingga nanti tidak terlepas saat baling-baling berputar.

Langkah selanjutnya Letakkan suatu manik kecil pada ujung jarum (sisi tajamnya yang menusuk kertas). Jangan menggunakan manik yang besar. Manik itu akan membuat sisi yang lain yang menyebabkan putaran pada baling-baling dan menempel pada tongkatnya.

Pada tahap ini kincir anda sudah selesai anda buat, sekarang ambil potongan bambu untuk membuat tongkat baling-balingnnya. Ukuran panjangnya sesuai selera anda saja. Buatlah tongkat baling-baling seperti halnya membuat tusuk sate. Setelah anda selesai membuat tongkat tersebut, sekarang tahap akhir dari membuat baling-baling ini, yaitu menekankan jarum ke tongkat sampai menempel ke tongkat.


Apabila jarum tidak bisa menembus tiang dengan mudah, ketuklah sisi pentol jarum menggunakan palu dengan pelan-pelan. Tusukkan jarum sampai menembus tongkat. Jika memungkinkan, bengkokkan sisi jarum yang menembus tongkat tersebut.
Pastikanlah  jarum yang menjepit baling-baling cukup longgar sehingga baling-baling bisa berputar. Bila baling-baling Anda tidak berputar dengan lancar, tarik jarumnya serta tusukkan kembali pada tiang, dan dengan memberi jarak lebih lebar pada manik yang menempel pada tongkat.



Demikian cara membuat baling-baling dari kertas yang sangat mudah. 


MATERI IPA KELAS 3 BAB 8 : Energi dan sumber energi

ENERGI DAN SUMBER ENERGI

A. Energi

  Energi adalah kemampuan untuk melakukan kegiatan atau kerja.
Energi  =  tenaga

BENTUK-BENTUK ENERGI

1.  Energi Panas
    Energi panas adalah energi yang dihasilkan atau dilepaskan oleh suatu benda yang memiliki suhu tertentu.
 Energi panas disebut juga energi kalor  (panas  =  kalor)
    Sumber energi panas terbesar adalah matahari.
Panas juga dapat dihasilkan dari dua benda yang bergesekan
     Contoh sumber energi panas adalah matahari, uap air, dan panas bumi.

Manfaat energi panas :

a.  Mengeringkan jemuran pakaian (matahari)
b.  Menghangatkan ruangan (matahari)
c.  Mengeringkan ikan, kerupuk, padi dan kopi (matahari)
d.  Pembangkit tenaga listrik (matahari)
e.  Menghaluskan pakaian (setrika listrik)
f.  Memasak (kompor)


2.  Energi Cahaya
      Energi cahaya adalah energi yang dipancarkan oleh sumber cahaya.
  Energi cahaya menyebabkan tempat gelap menjadi terang.
     Sumber energi cahaya terbesar adalah matahari.
  Contoh  :  matahari, bintang, api, dan lampu listrik.

    Manfaat energi cahaya  :
a.  Penerangan
b.  Fotosintesis (matahari)


3.  Energi Gerak
   Energi gerak adalah energi yang dimiliki oleh benda yang bergerak
     Energi gerak disebut juga energi kinetik.
     Energi gerak dapat dihasilkan oleh air mengalir, angin, orang berlari, listrik
  Contoh alat yang menghasilkan energi gerak adalah  : bor listrik, kipas angin, blender  


4.  Energi Listrik
    Energi listrik adalah energi yang timbul karena adanya arus listrik yang mengalir melalui
penghatar.
   Energi listrik sangat penting dalam kehidupan sehari-hari Dipersembahkan oleh:       
  Energi listrik digunakan untuk menyalakan lampu, TV, komputer, radio, kulkas dll
  Sumber listrik adalah alat yang dapat menghasilkan energi listrik
  Contoh sumber listrik adalah listrik, baterai, generator  


5.  Energi Bunyi
  Energi bunyi adalah energi yang ditimbulkan oleh benda yang menghasilkan bunyi
   Energi bunyi dapat diketahui melalui telinga kita, Bunyi dihasilkan dari benda yang bergetar. Tinggi rendahnya bunyi dipengaruhi oleh cepat lambatnya benda bergetar, Makin cepat dan kuat benda bergetar maka bunyi semakin tinggi/keras, Makin lambat dan lemah benda bergetar, maka bunyi semakin lemah
  Contoh benda yang dapat menghasilkan bunyi adalah terompet, gendang, gitar dll


6.  Energi Kimia
   Energi kimia adalah energi yang dikeluarkan dari reaksi kimia.
  Energi kimia banyak terdapat pada bahan makanan dan bahan bakar
  Contoh energi kimia adalah bensin, solar, minyak tanah, batu bara, kayu bakar



B. SUMBER ENERGI

    Sumber energi adalah alat dan bahan yang menghasilkan energi

Macam-macam sumber energi  :  

1.  Matahari.
  Matahari merupakan sumber energi terbesar bagi kehidupan di bumi. Matahari menghasilkan energi panas dan energi cahaya
  Matahari adalah bintang yang sangat besar yang dapat memancarkan cahaya sendiri
  Cahaya matahari berasal dari reaksi inti yang menghasilkan energi besar
  
Manfaat energi matahari  :
a.  Menghangatkan tubuh
b.  Mengeringkan pakaian
c.  Meneringkan bahan makanan
d.  Membuat garam
e.  Fotosintesis


2.  Makanan
   Manusia mendapatkan energi dari makanan yang dimakan. Energi itu digunakan untuk berbagai kegiatan manusia. Manusia memperoleh makanan dari hewan dan tumbuhan, sedangkan hewan memperoleh makanan dari hewan lain dan tumbuhan, dan tumbuhan memperoleh makanan melalui proses fotosintesis. 

Manfaat energi makanan :
a.  Mengganti sel-sel yang rusak
b.  Menggerakkan organ-organ tubuh
c.  Memenuhi keperluan hidup
d.  Mempertahankan kelangsungan hidup


3.  Minyak Bumi dan Gas Alam
    Kendaraan bermotor dapat berjalan karena ada sumber energi untuk menjalankannya. Sumber energi berasal dari bahan bakar, dan bahan bakar berasal dari minyak bumi
  Contoh hasil pengolahan minyak bumi adalah bensin, oli, solar, minyak tanah
  Bensin dan solar digunakan untuk bahan bakar kendaraan
  Minyak tanah digunakan untuk bahan bakar kompor untuk memasak dan bahan bakar
lampu petromaks/lampu teplok


4.  Baterai
    Di dalam batu baterai terdapat zat kimia yang dapat menghasilkan energi kimia
  Baterai dapat mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Energi listrik disimpan di dalam baterai dan baterai digunakan untuk menyalakan senter, radio, jam dinding dll


5.  Listrik
  Listrik merupakan sumber energi yang paling banyak digunakan sehari-hari
  Energi listrik dignakan untuk penerangan, memasak, mencuci, menyetrika
  Kelebihan energi listrik dibandingkan energi lain adalah  :
a.  Tidak menimbulkan polusi
b.  Mudah diubah ke dalam bentuk energi lain
c.  Praktis

 Energi listrik dihasilkan dari pembangkit listrik. Macam-macam pembangkit listrik :
a.  PLTA (pembangkit listrik tenaga air)
b.  PLTU (pembangkit listrik tenaga uap)
c.  PLTG (pembangkit listrik tenaga gas)
d.  PLTN (pembangkit listrik tenaga nuklir)
e.  PLTD (pembangkit listrik tenaga diesel)


6.  Kayu Bakar
  Kayu bakar akan menimbulkan bara api yang digunakan untuk memasak
  Kayu bakar diperoleh dari batang, dahan dan ranting pohon berkayu


7.  Angin
  Angin adalah udara yang bergerak
  Angin menyimpan energi
  Manfaat energi angin adalah untuk menggerakkan perahu layar, layang-layang dan
kincir angin


8.  Air
  Energi yang dimanfaatkan dari air adalah gerakannya. Air yang berada di tempat tinggi memiliki energi yang besar ketika jatuh
  Manfaat energi air adalah untuk pembangkit tenaga listrik
  Air yang jatuh dari bagian atas bendungan akan menghasilkan arus air yang cepat di
bagian bawah bendungan
  Arus tersebut digunakan untuk menggerakkan turbin pada generator untuk
menghasilkan listrik


C. HEMAT ENERGI

Sumber energi terbagi menjadi :

1.  Sumber energi yang dapat diperbarui (matahari, air, angin)
2.  Sumber energi yang tidak dapat diperbarui (batu bara, minyak bumi, bahan tambang)

Agar sumber energi tersebut tidak habis, maka perlu dilakukan penghematan energi.

Cara-cara menghemat energi adalah :
1.  Mematikan lampu bila tidak diperlukan
2.  Mengunakan lampu redup ketika tidur
3.  Mematikan keran air jika tidak diperlukan
4.  Mematikan kompor setelah selesai digunakan
5.  Menggunakan ari secukupnya untuk mencuci pakaian atau mencuci mobil/motor
6.  Mematikan televisi/radio bila tidak ditonton/didengar
7.  Menggunakan AC seperlunya
8.  Menggunakan listrik dengan daya (watt) rendah
9.  Tidak menggunakan kendaraan bermotor jika jarak dekat
10. Menggalakkan kegiatan gemar bersepeda